Kamis, 22 November 2012

Mencegah Penyakit Ginjal

Cara Mencegah Penyakit Gagal Ginjal Secara Alami

Pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang ginjal, Saat sekarang ini banyak orang yang kurang peduli dengan kesehatan ginjal khususnya masyarakat Indonesia, padahal ginjal sangat penting peranannya bagi kesehatan. Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mencegah penyakit pada ginjal alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu apa itu ginjal.

Apa itu ginjal?

Ginjal adalah salah satu organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari Sistem ekskresi, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari dalam darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
Pada manusia Ginjal ada dua pasang yang berat masing-masingnya sekitar 150 gram, masing-masing terletak dibagian kanan dan kiri tulang belakang. Sebagai salah satu organ ekskresi, fungsi ginjal sangat penting bagi kehidupan.

Penyakit pada ginjal

Macam-macam penyakit pada ginjal adalah Ginjal Akut, Ginjal Kronik, dan Gagal Ginjal. Dari semua penyakit pada ginjal tersebut Gagal Ginjal adalah penyakit yang paling mengerikan, karena ginjal sudah tidak dapat lagi penyaring kotoran-kotoran dan zat sisa yang terdapat dalam darah.

Cara pencegahan

Untuk menghindarkan kita dari penyakit-penyakit seperti diatas silahkan lakukan tips berikut:

1. Olah raga secara teratur

Olah raga selain baik bagi kesehatan ternyata dapat juga mengurangi resiko penyakit pada ginjal, olah ragalah secara teratur, walaupun olah raga ringan asalkan teratur akan lebih baik dari pada olah raga berat tetapi tidak teratur.

2. Hindari Obesitas

Obesitas atau kegemukan dapat berakibat pada penyakit ginjal, maka dari itu mulai sekarang carilah berat badan yang ideal, agar terhindar dari penyakit ginjal.

3. Air putih yang cukup

Konsumsilah air putih yang cukup sesuai kebutuhan, tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit, hindari mengkonsumsi minuman beralkohol, Narkotika, Sabu dan yang diharamkan oleh Agama dan negara.
Hindari juga mengkonsumsi obat-obatan (Seperti obat sakit kepala, dll)   terlalu sering kecuali atas resep dokter.

4. Kurangi mengkonsumsi makanan berlemak

Mengkonsumsi makanan berlemak berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, dan ginjal harus bekerja ekstra keras.

5. Cek kesehatan ginjal secara berkala

Anda dapat mengecek kesehatan ginjal dirumah sakit, sekaligus dapat mengecek kesehatan tubuh anda. Lakukan secara berkala.
Terimakasih telah membaca tulisan saya. 
"Lebih baik mencegah dari pada mengobati"
 
Source;http://www.free-choice-indonesia.com

Disease Treatment

Dissease Treatment

pengobatan penyakit

pencegahan penyakit
pencegahan penyakit menular
mencegah penyakit

pengobatan penyakit menular

pengobatan penyakit

Pengobatan penyakit

cara mengobati penyakit menular
cara pengobatan penyakit

Minggu, 18 November 2012

men pendyakit menular pada manusia

PENYAKIT MENULAR DAN PENCEGAHANNYA

pada 29 Desember 2011
 
 
 
 
 
 
1 Vote

 

1. Penyebab Penyakit Menular
Beberapa makhluk hidup penyebab penyakit diantaranya adalah :
a.      Serangga
Selain sebagai perantara untuk menyebarkan penyakit, serangga dapat pula menyebabkan timbulnya suatu penyakit. contoh untuk serangga sebagai perantara : nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit malaria, demam berdarah. Lalat dapat menyebabkan penyakit pada pencernaan. Sedangkan contoh serangga sebagai bibit penyakit adalah sarcopies scabiei (penyebab penyakit scabies).
b.      Cacing
Berbagai macam cacing dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Banyak ditemukan dimasyarakat kita adalah penyakit yang penyebabnya cacing tambang, cacing gelang, cacing kremi dan cacing pita.
c.       Protozoa
Protozoa merupakan salah satu jenis bibit penyakit yang dapat menyerang manusia. Malaria merupakan salah satu contoh penyakit yang disebabkan oleh protozoa.
d.      Bakteri
Banyak penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri. Anda tentu sudah mengenal penyakit TBC, koleram difteri, desentri, dan lepra. Penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang menginfeksi tubuh.
e.       Virus
Virus merupakan salah satu mikroorganisme penyebab penyakit. penyakit yang disebabkan oleh virus diantaranya adalah polio, camppak, demam berdarah, hepatitis dan rabies.
f.       Jamur
Beberapa jenis jamur menyerang kulit dan menyebabkan seseorang menderita penyakit kulit. Penyakit yang dikenal dan banyak diderita orang dimasyarakat diantaranya adalah panu dan kadas.
2.      Berbagai Penyakit Menular yang Umum di Indonesia          
a.      Scabies
Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh serangga golongan kutu, yaitu Sareoptes scabiei. Serangga ini menggali parit-parit halus dalam bagian epidermis kulit sehingga kulit mengalami iritasi, kerusakan, dan menimbulkan gatal-gatal. Apabila garukannya menimbulkan luka, penderita bisa mengalami infeksi sekunder dan terjadi pemindahan parasit dari suatu tempat ke tempat yang lain. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah menghindari kontak dengan penderita, mengobati penderita sesegera mungkin sampai sembuh, dan menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan.
b.      Ankylostomiasis ( infeksi cacing tambang )
Ankylostomiasis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh serangan cacing tambang, Ankylostoma duodenale, yang hidup di dalam usus halus dan menimbulkan pendarahan usus sehingga mengakibatkan anemia. Dalam waktu 1 minggu larva masuk  ke duodenum dan ileum. Sesudah 4 minggu sejak saat infeksi, cacing tambang menjadi cacing dewasa.
Gejala yang ditunjukan penyakit ini adalah adanya kelainan kulit pada daerah tempat larva masuk berupa gatal, adanya gejala bronchitis, batuk, sembelit, diare, wajah pucat dan bengkak, edema tangan dan kaki, perut buncit,mudah lelah, mual-mual, dan muntah-muntah.
Pencegahan yang dapat dilakukan adalah :
Mengobati secara tuntas penderita yang mungkin akan menjadi sumber infeksi,
Menjaga kebersihan lingkungan,
Mencegah infeksi dengan selalu memakai alas kaki,
Mengadakan pengobatan missal.
c.       Enterobiasisi (infeksi cacing kremi)
Enterobiasis adalah penyakit infeksi usus oleh cacing kremi. Enterobus vemicumicularis atau Odcyyuris vermiicularis.
Cacing dewasa  hidup di daerah sekum dan memakan isi usus serta bahan seluler (usus) setempat. Penularan melalui saluran pencernaan, yaitu telur cacing yang infektif tertelan melalui rongga mulut.
Gejala dan keluhan hanya timbul pada malam hari, yaitu cacing dewasa melakukan perpindahan ke daerah anus atau alat kelamin jika akan bertelur. Gejalanya berupa gatal-gatal di daerah anus sehingga penderita sukar tidur. Usaha-usaha untuk pencegahan infeksi penyakit ini adalah :
Memperhatikan kesehatan dan kebersihan individu, seperti memotong kuku, mencuci tangan sesudah buang air besar, membersihkan daerah sekitar dubur, dan cuci tangan sebelum makan,
Memperhatikan kesehatan dan kebersihan lingkunga,
Memberikan pengobatan kepada penderita dan keluarganya,
Menjemur, mencuci, dan menyetrika perlengkapan tidur dan pakaian.
d.      Amebiasis ( disentri amuba)
Penyakit ini merupakan penyakit perut yang banyak dialami orang di negeri kita ini. Amebiasis adalah penyakit infeksi yang terjadi terutama pada usus besar, dalam keadaan tertentu infeksi dapat menyebar ke hati, otak dan paru. Penyebab penyakit ini adalah sejenis protozoa dari kelas Rhizopoda, yaitu Entamoeba histolytica. Bentuk kista infektif masuk kedalam mulut bersama dengan makanan atau minuman yang tercemar. Setelah melewati lambung dinding kista akan pecah. Selanjutnya didalam jaringan submukosa usus besar bentuknya berkembang menjadi tropozoit. Salah satu gejala amebiasis adalah adanya darah dan lender pada tinja penderita. Penderita akan merasakan sembelit, dalam keadaan akut akan timbul nxeri di perut yang hebat. Penderita biasanya buang air besar sebanyak 68 kali sehari. Tinja penderita berbau menyengat, berwarna merah tua, berlendir dan ada darah.
Usaha-usaha pencegahan dapat dilakukan oleh individu maupun masyarakat. Dan memasak air minum dan makanan secara baik dan benar, mencegah pencemaran makanan dan minuman oleh lalat, lipas atau tikus, menjaga kebersihan diri dan alat-alat makan. Pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat adalah mengadakan sistem pembuangan tinja dengan baik.
f.       Malaria
Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh sejenis protozoa dari kelas sporozoa, genus Plasmodium. Ada 4 spesies Plasmodium yang dapat menimbulkan penyakit pada manusia, yaitu Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium malariae, plasmodium ovale.
Penularan penyakit melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang membawa sporozoid infektif. Penularan lainnya adalah melalui trarisfusi darah, plasenta ibu atau jarum suntik. Penularan yang bukan melalui gigitan nyamuk, protozoa menginfeksi penderita bukan dalam bentuk sporozoid, tetapi dalam bentuk tropozoid. Setelah sporozoid masuk tubuh calon penderita, 5 sampai 7 hari kemudian, parasit berkembang biak di dalam sel-sel epitel hati dan kemudia akan memasuki sel darah merah.
Pencegahan yang dapat dilakukan adalah :
Mengobati penderita dan orang yang dalam tubuhnya mengandung parasit malaria,
Memberantas sarang nyamuk,
Memberantas nyamuk,
Dan mencegah gigitan nyamuk.
e.       Toksop lasmosis
Toksoplasmosis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh parasit sejenis protozoa, subfilum Sporozoa, kelas Toxoplasmea, yaitu Toxoplasma gondii. Infeksi parasit ini menimbulkan radang pada kulit, kelenjar getah bening, jantung, paru, mata,otak,dan selaput otak. Kucing merupakan sumber perantara infeksi bagi manusia. Kucing yang terinfeksi akan mengeluarkan tinja yang mengandung ookista toxoplasma. Ookista ini dapat menginfeksi manusia melalui makanan atau minuman yang tercemar tinja kucing tersebut yang mengandung ookista.
Penularan dapat juga terjadi dengan adanya kontak antara kulit dengan jaringan ekskreta binatang yang sakit. Penularan lain dapat pula terjadi pada pada bayi/janin yang didapat dari ibu selama bayi tersebut dalam kandungan atau melalui air susu. Pencegahan penyakit dapat dilakukan dengan cara :
Memasak makanan dan minuman dengan sempurna
Mengobati hewan perantara, terutama kucing yang sakit
Menjaga kebersihan individu dan lingkungan.
f.       Kolera
Kolera adalah penyakit akut yang sangat menular, disebabkan oleh suatu kuman yang disebut Vibro comma.penularan dapat secara langsung dari penderita melali tinja atau muntah. Penularan terjadi melalui saluran pencernaan. Gejala yang umum adalah penderita mengalmi diare dan muntah-muntah. Pada kasus diare, tinja mula-mula berbentuk normal, kemudian berubah menjadi tidak berwarna lagi  lalu berbuih-buih, akhirnya berbentuk seperti air beras. Untuk kasus muntah, muntahan pertama biasanya berupa makanan, kemudian berubah menjadi bentuk seperti air beras. Akibat adanya diare dan muntah ini, tubuh penderita akan kehilangan cairan tubuh.
Cara pencegahan adalah :
Mengisolasi penderita
Sterilisasi peralatan yang terkena tinja dan muntah penderita
Memberikan perlindungan sumber air minum
Memasak makanan dan minuman secara benar
Menghindari tercemarnya makanan
Menjaga kebersihan kelompok
g.       Demam Tifoid ( tifus atau paratifus)
Demem tifoid adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri  salmonela, yaitu salmonella typhi atau salmonella paratyphi A, B, dan C. Penderita yang ada dalam masa penyembuhan umumnya masih mengandung bibit penyakit di dalam kantung empedu maupun di dalam ginjalnya. Salmonella akan memasuki tubuh calon penderita melalui saluran pencernaan.
Tanda-tanda khas dari penyakit ini adalah demam, gejala-gejala keluhan pada perut , limpa, dan erupsi kulit. Pencegahan, penyakit ini dapat melalui perbaikan kebersihan individu dan lingkungan, mengusahakan penyediaan sarana air yang baik, dan memberikan vaksinasi .
h.      Difteri
Difteri adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri bacillus, yaitu coryna bacterium diphtheria. Umumnya yang banyak terinfeksi penyakit ini adalah anak-anak. Penularan melalui titik ludah merupakan cara penularan yang paling utama. Penularan lain dapat pencemaran tangan, dan sapu tangan. Bagian tubuh yang dapat mengalami infeksi adalah tonsil, nasofaring, laring dan bagian saluran pernafasan atas lainnya. Gejala umum adalah demam, menggigil, dan badan lemah. Pencegahan yang dapat dilakukan adalah imunisasi aktif dan pasif. Imunisasi aktif (vaksinasi) pertama sebaiknya sudah diberikan pada saat anak berusia 3 bulan, diberikan bersama-sama dengan imunisasi tetanus, pertunis, dan polio mielitis. Vaksinasi kedua diberikan 2 tahun kemudian, sedangkan vaksin yang ketiga diberikan pada waktu anak mulai masuk sekolah. Imunisasi pasif dilakukan untuk mendapatkan perlindungan selama 2-3 minggu.
i.        Disentri hasiler
Disentri hasiler adalah infeksi usus besar yang disebabkan oleh bakteri potogen, ada macam-macam spesies dan varian dari bakteri ini, genus Shigella shigae, Shigellaflexneri, Shigella boydii, shigella schnlitzei, shigella sonei. Kuman masuk kedalam tubuh melalui mulut. Gejala penyakit ini adalah penderita mengalami panas badan sampai 42 derajat C, mengeluh gangguan perut, mual, dan muntah. Diare dapat terjadi sebanyak 20-40 kali dalam sehari. Mula-mula tinja yang keluar tercampur dengan sedikit darah dan lendir, kemudian tinja hanya terdiri atas lendir berdarah yang mengandung hasil kikisan sel mukosa usus dan kuman-kuman. Nyeri perut semakin lama semakin hebat.
Usaha pencegahan dapat dilakukan :
Mengisolasi para penderita
Mensterilisasi peralatan tidur
Memberikan perlakuan desinfeksi terhadap tinja penderita
Melakukan pengawasan pembuatan makanan/ es yang menggunakan air mentah
Memasak air minum terlebih dahulu
j.        Tetanus
Tetanus adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Clostridium tetani. Kuman tetanus terdapat di dalam tanah. Penularan terjadi melalui luka yang terbuka. Untuk menghindari terjadinya tetanus adalah dengan membersihkan dan mengeluarkan benda asing dari luka tersebut. Luka diberi antibiotic untuk membasmi infeksi dan mencegah pembentukan toksin. Gejala awal penyakit ini adalah mulut terkancing karena kejang otot muka. Kejang, kemudian menjalar kebagian leher, tulang belakang, otot dinding perut. Dan otot-otot lain secara menyeluruh. Kejang akan berulang-ulang dengan adanya rangsangan sinar, sentuhan atau dapat terjadi dengan sendirinya.
Untuk pengobatan, penderita biasanya diberi serum anti tetanus atau kortihosteroid dan serum antitetanus.
Usaha pencegahannya adalah :
Memberikan imunisasi
Merawat dan membersihkan luka serta membiarkan luka tetap terbuka
k.      Tuberculosis (TBC)
Tuberkulosis adalah penyakit infeksi spesifik pada manusia dan hewan. Penyebab tuberculosis adalah Mycobacterium tuberculosis, Mycobacterium bovis, Mycobacterium avium, dan mycobacter ium microti. Gejala umum penderita penyakit ini adalah lemah badan, penurunan berat badan, meningkatnya suhu tubuh, berkeringan malam hari. Usaha yang dapat dilakukan untuk mencegahnya adalah :
Memberikan imunisasi aktif dengan vaksin BCG
Memberikan obat-obat antituberkulosis
Menuntaskan pengobatan terhadap penderita.
l.        Campak
Campak adalah sejenis penyakit menular yang disebabkan oleh virus rubella. Sebagian besar penderita adalah anak-anak. Jika campak menyerang wanita hamil maka dapat menggangu kandungannya hinga terjadi keguguran. Penularan dapat melalui cairan yang behrasal dari mata, hidung, dan tenggorokan. Penyebaran virus melalui udara pada saat batuk, bersin, dan berbicara. Gejala penyakit ini adalah demam, sakit kepala, mata memerah dan berair, batuk, pilek, serak, bintik-bintik pada kulit dan ruam pada kulit. Ruam kulit mula-mula terjadi di daerah belakang telinga atau muka lalu menyebar ke seluruh badan dan akhirnya ke bagian kaki dan tangan. Pencegahan dapat dilakukan dengan pemberian vaksinasi atau pemberian gamma globulin. Pemberian vaksinasi dapat memberikan imunitas yang cukup efektif. Pemberian gamma globulin dapat mencegah atau memperingan gejala klinis tetapi tidak memberikan imunitas yang efektif.
m.    Demam Berdarah Dengue
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit demam yang disebabkan oleh virus dari genus Flavivirus, yaitu virus dengue. Vector penularannya adalah nyamuk Aedes aegypti. Gejala yang timbul adalah demam, sakit kepala, nyeri punggung, nyeri tulang dan persendian, rasa lemah, pendarahan pada kulit. Gejala tersebut dapat pula disertai muntah, diare, kejang, nyeri perut, dan pendarahan usus. Pencegahan utamanya ditunjukan untuk memberantas nyamuk yang meenyebarkan penyakit ini. Menjaga kebersihan lingkungan merupakan cara pemberantasan nyamuk yang paling baik dan tidak merusak lingkungan.
n.      Hepatitis oleh virus
Hepatitis adalah penyakit sistemik akut yang disebabkan oleh virus. Ada 2 macam virus hepatitis, yaitu hepatitis A dan hepatitis B penularan hepatitis A dapat terjadi karena makan makanan tercemar tinja penderita, yang tidak dimasak atau kurang sempurna cara memasaknya. Penularan hepatitis B dapat terjadi melalui kontak badan, menggunakan sikat gigi/ alat makan penderita atau melalui makanan tercemar tinja penderita yang tidak dimasak atau dimasak kurang sempurna.
Gejala yang timbul pada masa prodromal tampak mirip dengan influenza, misalnya capek, sakit kepala, dan ada ingus. Gejala yang timbul pada masa ikterus adalah tidak ada nafsu makan, nyeri perut kanan atas,konjungtivis, pilek, dan faringitis.
Usaha-usaha pencegahan adalah :
Mencegah kontak dengan penderita
Menghindari pencemaran air minum dan makanan oleh bahan-bahan yang menularkan virus
Menjaga kebersihan lingkungan
Memeriksa orang yang akan menjadi donor darah
Memberikan gamma globulin atau vaksinasi
Mensterilkan peralatan kedokteran dan peralatan rumah tangga.
o.      Rabies (penyakit anjing gila)
Rabies adalah suatu keadaan yang disebabkan  oleh infeksi virus rabies. Virus ini hanya hidup dan berkembang biak di dalam jaringan saraf. Virus masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau lecet kulit yang tercemar air ludah binatang yang menderita rabies. Sumber infeksi yang utama adalh anjing. Ada pula binatang berdarah panas lain, terutama karnivora. Kelelawar dapat juga menjadi sumber infeksi. Jika seseorang mengalami gigitan anjing, hendaknya ia membersihkan bekas-bekas air liur anjing dari kulit sekitar bekas gigitan. Cara membersihkannya dengan menggunakan sabun, lalu beri larutan pekat hidrokhorida atau asam nitrat.
Usaha pencegahan adalah :
Memvaksin anjing, binatang-binatang karnivora
Mengarantina anjing yang datang dari daerah yang tidak bebas rabies.
p.      Panu (Tinea Versicolor)
Panu adalah sejenis penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Penularan penyakit ini dapat terjadi akibat kontak langsung dengan penderita atau melalui pakaian, alat tidur, dan handuk. Gejala utamanya adalah bercak putih tak terbatas, bersisik halus, dan dapat meluas ke seluruh tubuh. Pada umumnya bercak putih tersebut tidak disertai rasa gatal. Pencegahannya penyakit ini dapat dilakukan dengan mencap kebersihan individu, menghindari kontak langsung penderita, dan menghindari penggunaan peralatan tidur, mandi, serta pakaian penderita panu.
3.      Cara-cara Pencegahan Penyakit Menular secara Umum
a.      Mempertinggi nilai kesehatan.
Ditempuh dengan cara usaha kesehatan (hygiene) perorangan dan usaha kesehatan lingkungan (sanitasi).
b.      Memberi vaksinasi/imunisasi
Merupakan usaha untuk pengebalan tubuh. Ada dua macam, yaitu :
Pengebalan aktif, yaitu dengan cara memasukkan vaksin ( bibit penyakit yang telah dilemahkan), sehingga tubuh akan dipaksa membuat antibodi. Contohnya pemberian vaksin BCG, DPT, campak, dan hepatitis.
Pengebalan pasif, yaitu memasukkan serum yang mengandung antibodi. Contohnya pemberian ATS (Anti Tetanus Serum).
c.       Pemeriksaan kesehatan berkala
Merupakan upaya mencegah munculnya atau menyebarnya suatu penyakit, sehingga munculnya wabah dapat dideteksi sedini mungkin. Dengan cara ini juga, masyarakat bisa mendapatkan pengarahan rutin tentang perawatan kesehatan, penanganan suatu penyakit, usaha mempertinggi nilai kesehatan, dan mendapat vaksinasi.
Selain cara di atas, gaya hidup sehat merupakan cara yang terpenting untuk mencegah penyakit.
Untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik agar terhindar dari penyakit ada beberapa cara, antara lain :
1.      Udara bersih, paru-paru pun sehat
Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya  Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.
2.      Banyak minum air putih
Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.
3.      Konsumsi menu bergizi dan seimbang
Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.
4.      Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat
Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian. Dengan berolahraga 2 – 3 kali per minggu, selama 30 – 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.
5.      Kontrol kerja otak
Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.
6.      Jalani hidup secara harmonis
Manusia merupakan mikrokosmos yang harus mematuhi alam sebagai makrokosmos jika ia ingin tetap sehat. Gunakan akal sehat, itu kuncinya, jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.
7.      Gunakan suplemen gizi
Hanya jika perlu, tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya banyak cara yang bisa dilakukan.
Selain mengkonsumsi makanan segar, bisa juga dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat.

aids

Sudah diketahui bahwa HIV - AIDS merupakan penyakit paling ditakuti dan sangat berbahaya karena saat ini belum ada cara yang cukup ampuh untuk mengobatinya.

Oleh karena itu penyebaran penyakit ini terus berlanjut dan penderitanya mencapai jutaan orang. Hal yang paling bijaksana dalam menyikapi masalah ini adalah bagaimana kita menghindari penyakit HIV -AIDS dengan beberapa tindakan pencegahan seperti yang tertera dibawah ini :


Cara mencegah HIV - AIDS

1. Hindari Kontak dengan Darah yang terinfeksi HIV Cara yang paling umum untuk menularkan HIV adalah melalui kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi HIV. Transfusi, atau kontak dengan luka, dapat menyebabkan virus menyebar dari satu orang ke orang lain. Transmisi dengan darah dapat dengan mudah dihindari melalui tes darah dan menghindari kontak dengan luka jika seseorang positif terinfeksi HIV, jika Anda harus berurusan dengan luka dari pengidap HIV/ AIDS, pastikan untuk memakai pakaian pelindung seperti sarung tangan karet.

 2. Hati-hati dengan Jarum suntik dan peralatan Bedah Obat infus, jarum suntik dan peralatan tato dapat menjadi sumber infeksi HIV. Jarum tato senjata,, dan pisau cukur adalah alat yang berpaparan langsung dengan darah orang yang terinfeksi. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan ketika menggunakan jarum dan peralatan bedah:
* Jangan menggunakan kembali Alat suntik sekali pakai.
* Bersihkan dan cuci peralatan bedah sebelum menggunakannya.
* Jika Anda ingin tato, pastikan itu dilakukan oleh sebuah toko tato bersih dan sanitasi.
* Hindari penggunaan obat-obat terlarang dan zat yang dikendalikan intravena.

3. Gunakan Kondom Cara lain untuk penularan HIV adalah melalui kontak seksual tidak terlindungi. kondom adalah baris pertama pertahanan Anda untuk menghindari terinfeksi HIV. Hal ini sangat penting untuk menggunakan kondom saat berhubungan seks, tidak hanya akan mengurangi kemungkinan terinfeksi HIV, tetapi juga dapat melindungi diri dari infeksi menular seksual lainnya. kondom Lateks adalah yang terbaik, tetapi Anda juga dapat menggunakan kondom polyurethane. Jangan menggunakannya kembali dan pastikan bahwa tidak ada yang rusak di hambatan saat menggunakannya.

4. Hindari Seks Bebas HIV dan AIDS yang lebih lazim untuk orang dengan banyak pasangan seksual. Jika Anda hanya memiliki satu pasangan seksual, Anda secara dramatis dapat meminimalkan kemungkinan tertular HIV atau mendapatkan AIDS. Namun itu tidak berarti bahwa Anda dapat berhenti menggunakan kondom, Anda masih harus melakukan seks dilindungi bahkan jika Anda setia pada pasangan seksual Anda.

kanker

PENYAKIT KANKER sudah menjadi momok, terutama bagi perempuan. Upaya pencegahan penyakit itu pun kini makin diperhatikan. Perilaku hidup merupakan salah satu penyebab utama timbulnya kanker, di luar faktor keturunan, lingkungan dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Antara lain lewat pola makan sehari-hari. Tak percaya? Baca indikasi para ahli berikut."80 - 90% dari berbagai bentuk kanker berkaitan erat dengan makanan yang sehari-hari kita konsumsi". Nah, kalau Anda tak mau peduli, kanker payudara, kanker tenggorokan, kanker lambung, kanker kolon (usus besar) dan rektum, kanker hati hingga kanker paru-paru dan kandung kencing, siap menghampiri Anda. Artinya, kantong Anda pun ikut-ikutan kering.Tapi tak usah khawatir. Ada beberapa langkah untuk mencegah kedatangan kanker. Perlu perhatian dan penerapan perilaku hidup sehat. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda coba:

Pertama, Makanlah sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu, dan makanan yang mengandung banyak serat. Sayur-sayuran dan buah-buahan yang banyak mengandung vitamin A, betakaroten, vitamin C, vitamin E, serta zat gizi seperti selenium (Se), asam folat, niasin (vitamin B3), vitamin D, seng (zinc), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg), dikenal sebagai zat antikarsinogen, yaitu zat yang bersifat protektif (melindungi dari timbulnya kanker). Sedangkan serat yang merupakan bagian dari pangan nabati berperan penting dalam pemeliharaan kesehatan tubuh dan dapat mencegah timbulnya kanker kolon. Sebaiknya, Anda mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan paling tidak satu atau dua kali.

Kedua, Hindari berat badan berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan 1 kali seminggu. Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih besar, khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal, serta kandung empedu.

Ketiga, Kurangi terlalu banyak makanan gorengan dan juga yang mengandung protein dan lemak tinggi seperti jeroan.

Keempat, Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen seperti makanan yang diasinkan, diasap, diolah dengan nitrit, dibakar, dipanggang sampai keluar arang (gosong) sehingga menimbulkan zat polisiklik aromatik hidrokarbon (PAH) yang bersifat prokarsinogen. Paling baik makanan olahan rebus. 

Kelima, Hati-hati dengan penggunaan pemanis buatan, pewarna makanan, serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar. Pemanis buatan seperti siklamat dan sakarin, yang banyak dipakai dalam makanan jajanan, menurut penelitian epidemiologi, dapat pula menimbulkan tumor kandung kemih. Juga zat pengawet makanan seperti formaldehida sebagai pengawet bakso atau tahu, penggunaan zat pewarna tekstil (bukan untuk makanan) seperti methanyl yellow pada krupuk, tahu dan lain-lain. Dan rhodamin, warna merah pada sirup menurut penelitian juga dapat merangsang timbulnya kanker hati. 

Keenam, Jagalah kebersihan makanan, buatlah beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan. Pasalnya, banyak zat makanan yang dapat merangsang timbulnya penyakit kanker. Hendaknya Anda sedapat mungkin menghindari makanan yang kurang bersih, lewat masa kedaluwarsa atau diolah dengan tidak semestinya. 

Ketujuh, Sebaiknya tidak berlebihan mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol, dan juga merokok.

Kedelapan, Kegiatan fisik dengan berolahraga secara teratur disertai kesehatan mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan penyakit kanker. 


Tampil sempurna adalah dambaan hampir semua wanita di dunia. Kesempurnaan yang abadi yang berlangsung di setiap sisi kehidupannya, baik di lingkungan rumah, keluarga hingga kehidupan pribadi dengan sang suami tercinta.

Tak ayal besaran rupiah rela melayang untuk melakukan perawatan, baik wajah, kulit, rambut, bahkan mahkota terindah yang di miliki wanita. Namun, dari sekian banyak wanita di dunia, umumnya porsi perhatian berada pada perawatan luar (wajah, kulit dan rambut) dan seringkali abai dengan organ tercantik ini yang bernama Ms V.Padahal organ ini rawan sekali terhadap serangan kuman dan bibit penyakit yang efeknya bisa sangat berbahaya nantinya. 

Solusinya : 

Anda bisa memanfaatkan produk Crystal-X untuk merawat Organ Intim Kewanitaan anda

Manfaat dan Fungsi Crystal-X :
  • Membunuh kuman, jamur dan bakteri.
  • Mengaktifkan dan melenturkan miss V.
  • Menghilangkan bau tak sedap.
  • Mencegah dan menyembuhkan keputihan.
  • Membersihkan kerak dan kotoran di selaput miss V.
  • Menambah kepekaan terhadap daya rangsang.
  • Menyembuhkan iritasi diselaput miss V.
  • Mencegah tejadinya kanker alat reproduksi wanita.

Cara Pemakaian Natural Crystal-X
  • Basahi Crystal X dan masukkan ke dalam Mrs V sedalam 4 cm, putar perlahan dalam 10 hitungan.
  • Keluarkan dan bersihkan dengan air. Setelah dilap dengan kain kering yang bersih dan simpan ditempat kering.

Dosis Pemakaian :
  • 1 s.d 2 kali sehari sehabis mandi (untuk perawatan)- Bisa lebih dari 2 kali untuk yang punya kasus kronis, dan diputar dalam hitungan yang lebih lama.
  • Disarankan dipakai sebelum dan sesudah berhubungan intim.

catatan :
Memberi efek kesat/rapat yang lebih dan seringkali membuat tidak nyaman pihak wanita bila intercourse tidak diawali foreplay yang cukup.

Lalu bagaimana dengan mereka yang masih gadis dan remaja? Biang keputihan juga suka mendatangi daun muda. Jangan khawatir karena Natural Crystal X juga bisa digunakan untuk kaum remaja, tentunya dengan cara yang berbeda dengan wanita yang sudah menikah.

Cara Pemakaian :
  • Rendam Crystal X dalam air suam-suam kuku selama 1 menit dan dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan.
  • Dengan cara yang sama dengan No1 tetapi menggunakan kain yang halus setelah dicelupkan dipakai membersihkan organ kewanitaan.
  • Sediakan air suam-suam kuku dalam baskom, rendam Crystal X 1 menit dan rendam secara langsung dengan cara merendam/ mendudukinya. 

Efek posistif yang muncul :
  • Dalam pemakaian 1-7 hari akan keluar kotoran dari vagina dan tiap orang bentuknya berbeda. Ini bukti bahwa ternyata rongga vagina itu kotor dan perlu dibersihkan. Pakailah terus pasti akan menjadi bersih.
  • Akan keluar cairan bening yang berefek rasa gatal, hal ini wajar karena cairan bening tersebut mengandung bakteri, terus pakai gatal-gatal akan hilang dengan sendirinya.
  • Vagina akan bersih, tidak berbau, kencang dan menyempit. Efeknya akan memberikan kepuasan anda & pasangan Anda.
  • Pemakaian jangka panjang tidak akan memberikan efek negatif karena Crystal-X dirancang untuk mencegah penyakit dan penggunaannya pada organ luar sehingga tidak berefek pada organ dalam.

diabetes

Penyakit Diabetes Melitus atau yang umum sebut penyakit “Kencing Manis”, atau “Penyakit Gula Darah” sekarang ini sudah menjadi penyakit “sejuta umat”….
Mengapa demikian? Hal ini banyak disebabkan oleh Life Style Modern/Pola Hidup Modern yang terbiasa dengan mengkonsumsi Fast Food, Goreng gorengan, Rasa Gurih/berlemak, kurang buah dan sayuran…
Disamping itu masyarakat umumnya menganggap bahwa penyakit Kencing Manis hanya diakibatkan terlalu banyak makan minum yang manis manis, sehingga cara mencegah dan mengobatinya cukup dengan diet makanan dan minuman yang manis manis atau mengandung banyak karbohidrat (nasi dan sejenisnya)…sehingga dianggap tidak berbahaya…
Sebenarnya kalangan kedokteran menamakan penyakit Diabetes Melitus sebagai “Mother Of Deases”…”Ibu Dari Bebagai Penyakit…”
Mengapa dinamakan demikian?…Karena bila seseorang sudah mengidap penyakit kencing manis, berarti darahnya tercemar oleh gula yang menyebar keseluruh organ tubuh penting lainnya dan merusak organ tersebut…
Organ apa saja yang bisa dirusak?…
Pertama adalah Otak…orang akan menjadi menderita pikun/pelupa …
Kedua adalah mata…orang akan menderita rabun mata sampai buta…
Ketiga ginjal, orang akan menderita gagal ginjal dan harus cuci darah…
Keempat alat kelamin, untuk pria akan menderita impoten….
Dan banyak yang lain lagi…
Benarkah pengobatannya cukup dengan diet minum dan makan yang manis manis atau yang bisa berubah menjadi glukosa dalam darah?…..Sepengetahuan saya jawabnya adalah tidak benar!!!
Diet tersebut hanya akan menjaga penyakit tidak semakin parah dan menunda kerusakan organ yang rusak….
Sebenarnya apa yang harus dilakukan?…
Yang harus dilakukan adalah ia harus mengobati organ Pankreasnya yang berfungsi menghasilkan Insulin yang akan memproses metabolisme gula yang ada dalam darah menjadi enerji ( Glukosa diproses menjadi glukogen yang diperlukan untuk energi dalam aktivitas otot dll)…
Apa obat Pangkreas?…banyak, tapi pilihlah yang bukan kimiawi, cari yang organik…agar tidak menghasilkan limbah racun yang akan merusak Lever dan Ginjal…
Herbal yang sering digunakan mengobati penyakit kencing manis seperti daun salam; ramuan rebusan daun jambu, kunyit putih dan rambut jagung dll sebenarnya hanya memiliki efek mengurangi kadar gula dalam darah, tidak memperbaiki Pankreasnya !!!
Untuk memperbaiki Pankreas, harus dilakukan upaya serius, yaitu disamping diet yang ketat terhadap makanan dan minuman  yang mengandung gula dan karbohidrat, juga harus olah raga rutin dibawah sinar matahari pagi antar jam 6-8 , serta mengkonsumsi supelmen yang mengandung omega 3(minyak ikan laut dalam, sunclorela, crypto, ikan salmon dll)…
Olahraga rutin setiap hari dibawah matahari pagi akan menyerap Sinar Far Infra Red (Biofir) yang sangat bermanfaat membantu proses metaolisme tubuh secara sangat efektif)…akan membantu oroses perbaikan dan pembuatan sel baru organ tubuh yang rusak….
Demikian juga 0mega 3 akan membantu proses metabolisme pembentukan sel baru organ tubuh yang rusak dan melindungi inti sel organ tubuh kita…
Diet ketat akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah agar metabolisme tubuh menjadi lebih lancar daqn mengurangi pencemaran gula pada organ tubuh yang rusak….
Jadi yang harus dilakukan adalah:
Lakukan positif thinking; Olah raga rutin/intensif dibawah sinar matahari pagi antara jam 6-8 pagi; Diet ketat mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula/karbohidrat; Makan dan minum supelmen mengandung Omega 3 tinggi; Secara berangsur mengurangi obat kimiawi dan menggantinya dengan supelmen herbal dalam dosis yang tepat…
Dari semua hal yang disebut diatas, menurut pengalaman saya, pengaruh olah raga rutin dibawah sinar matahari pagi adalah yang sangat mudah, murah dan efektif, tidak mengandung resiko apapun, tapi justru memperkuat jantung dan paru paru…
Selamat mencoba….

diabets

cegah gigi dan mulut

Ilmu pengobatan dan tarapi penyakit sangat banyak kita temui, apa lagi saat ini dengan kemajuan teknologi internet kita dapat mengetahui berbagai hal khususnya dibidang kesehatan gigi dan mulut. Masyarakat tidak lagi awam tentang kesehatan gigi dan mulut. Namun dalam kenyataannya masih banyak dari kita pergi ke dokter gigi untuk mengobati dan bukan untuk mencegah. Hal ini juga perlu disadari oleh rekan medis agar selalu memberikan petunjuk pencegahan kepada pasien.
Perlu disadari keberhasialan suatu tindakan pengobatan tidak hanya dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan harus adanya kerjasama antara pasien dan dokter itu sendiri. Pencegahan penyakit merupakan hal yang sangat penting namun sering kali terlupakan ataupun sengaja dilupakan. Namun perlu disadari mencegah penyakit sebenarnya lebih murah dari pada mengobati, jadi kenapa kita tidak mencegah sebelum sakit? Beberapa dari kita mungkin belum mengetahui secara tepat bagaimana cara mencegah dan merawat agar kesehatan gigi dan mulut kita tetap terjaga dengan baik, sebenarnya tidak mesti dengan biaya yang mahal dan bisa dilakukan sendiri dirumah.
Berikut ada beberapa cara umun yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit gigi dan mulut.
1. dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggosok gigi secara rutin, agar kita dapat memutus rantai penyebab terjadinya karies dan berbagai penyakit mulut lainnya.
2. Memperkuat gigi ( dengan Flour ). Cara memperkuat gigi dengan menggunakan flour adalah dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung flour. Namun beberapa dari kita mungkin masih percaya dan menggunakan daun sirih untuk menyehatkan gigi. Namun yang paling sanagt tidak dianjurkan adalah menyikat gigi dengan menggunakan batu bata ataupun dengan tanah liat, beberapa orang masih menggunakan cara ini dengan harapan gigi terlihat lebih bersih dan kuat. Namun pada kenyataannya penggunaan bata malah akan mengikis lapisan email gigi.
3. Mengurangi konsumsi makanan yang manis dan lengket. Makanan yang kita makan merupakan nutrisi yang penting untuk tubuh kita namun beberapa makanan mungkin tidak cocok untuk kesehatan gigi dan mulut kita, sebenarnya bukan tidak boleh namun apabila kita mengkonsumsi makanan manis dan lengket sebaiknya setelah itu langgung menggosok gigi dengan bersih agar sisa-sisa dari mankanan tersebut tidak menempel pada sela-sela gigi yang akan mempercepat terjadinya proses karies dan berbagai penyakit mulut lainnya.
4. Membiasakan konsumsi makanan berserat dan menyehatkan gigi. Makanan serat selain bagus untuk kesehatan tubuh juga bagus untuk kesehatan gigi dan mulut. Bagi yang suka menggunakan tusuk gigi setelah makan untuk membersihkan sisa-sisa makanan cobalah untuk mengganti tusuk gigi dengan buah-buahan seperti apel, melon, pepaya,dll. Buah-buahan ini akan membantu kita untuk membersihkan sia-sia makanan yang menempel pada sela-sela gigi kita.

source;http://www.kedokterangigi.net/

Kangker

Setiap manusia pasti ingin memiliki kesehatan atau tidak ingin sakit. Maka dari itu ada baiknya kita mencegah dari penyakit yang sangat menakutkan dan merugikan untuk diri kita sendiri. Seperti halnya penyakit kanker. penyakit ini sangatlah berbahaya. Karena kanker adalah penyakit ganas yang ditandai dengan kelainan siklus sel hingga menimbulkan kemampuan sel untuk tumbuh tidak terkendali, menyerang jaringan biologis di dekatnya, dan bermigrasi ke jaringan tubuh lain melalui sirkulasi darah. Sampai saat ini belum ada cara ampuh untuk benar-benar membunuh kanker. Namun di samping itu, kita bisa mencegah penyakiy kanker tersebut. 

Berikut ini adalah tips untuk mencegah penyakit kanker ;

1. Cukupkan mengonsumsi vitamin D.

2. Kurangi mengonsumsi makanan cepat saji.

3. Kontrol tingkat insulin dan leptin, dengan melakukan pengecekan darah secara berkala di laboratorium.

4. Konsumsi makanan yang mengandung omega 3 dan omega 6.

5. Lakukan olahraga secara teratur.

6. Tidur cukup selama delapan jam atau lebih.

7. Makan sesuai tipe gizi.

8. Kurangi pemakaian produk pembersih rumah tangga atau kosmetik dengan kandungan bahan kimia berbahaya.

9. Hindari kontak langsung dengan radiasi yang dihasilkan telepon genggam dan sinya wifi.

10. Kurangi mengonsumsi makanan yang digoreng. Perbanyak makan makan yang direbus atau dikukus.

11. Hindari stres dan berliburlah jika Anda memang membutuhkannya.

12. Konsumsi sayur-sayuran mentah sepertiga dari porsi makan Anda.

     Semoga tipsnya bermanfaat bagi Anda.

Malaria

Cara Mencegah Penyakit Malaria

Penyakit Malaria adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh protozoa parasit yang merupakan golongan Plasmodium, dimana proses penularannya melalui gigitan nyamuk Anopheles. Protozoa parasit jenis ini banyak sekali tersebar di wilayah tropik, misalnya di Amerika, Asia dan Afrika.

Ada empat type plasmodium parasit yang dapat meng-infeksi manusia, namun yang seringkali ditemui pada kasus penyakit malaria adalah Plasmodium falciparum and Plasmodium vivax. Lainnya adalah Plasmodium ovale dan Plasmodium malariae.

Tanda dan Gejala Penyakit malaria
Masa tunas / inkubasi penyakit ini dapat beberapa hari sampai beberapa bulan yang kemudian barulah muncul tanda dan gejala yang dikeluhkan oleh penderita seperti demam, menggigil, linu atau nyeri persendian, kadang sampai muntah, tampak pucat / anemis, hati serta limpa membesar, air kencing tampak keruh / pekat karena mengandung Hemoglobin (Hemoglobinuria), terasa geli pada kulit dan mengalami kekejangan.

Namun demikian, tanda yang klasik ditampakkan adalah adanya perasaan tiba-tiba kedinginan yang diikuti dengan kekakuan dan kemudian munculnya demam dan banyak berkeringat setelah 4 sampai 6 jam kemudian, hal ini berlangsung tiap dua hari. Diantara masa tersebut, mungkin penderita merasa sehat seperti sediakala. Pada usia anak-anak serangan malaria dapat menimbulkan gejala aneh, misalnya menunjukkan gerakan / postur tubuh yang abnormal sebagai akibat tekanan rongga otak. Bahkan lebih serius lagi dapat menyebabkan kerusakan otak.

Penggolongan Manifestasi Penyakit Malaria
Ada beberapa bentuk manifestasi penyakit malaria, antara lain :
- Malaria tertiana, disebabkan oleh Plasmodium vivax, dimana penderita merasakan demam muncul setiap hari ketiga.
- Malaria quartana, disebabkan oleh Plasmodium malariae, penderita merasakan demam setiap hari keempat.
- Malaria serebral, disebabkan oleh Plasmodium falciparum, penderita mengalami demam tidak teratur dengan disertai gejala terserangnya bagian otak, bahkan memasuki fase koma dan kematian yang mendadak.
- Malaria pernisiosa, disebabkan oleh Plasmodium vivax, gejala dapat timbul sangat mendadak, mirip Stroke, koma disertai gejala malaria yang berat.

Menegakkan Diagnosa Penyakit Malaria
Dengan adanya tanda dan gejala yang dikeluhkan serta tampak oleh Tim kesehatan, maka akan segera dilakukan pemeriksaan laboratorium (khususnya pemeriksaan darah) untuk memastikan penyebabnya dan diagnosa yang akan diberikan kepada penderita.

Pengobatan Penyakit Malaria
Berdasarkan pemeriksaan, baik secara langsung dari keluhan yang timbul maupun lebih berfokus pada hasil laboratium maka dokter akan memberikan beberapa obat-obatan kepada penderita. Diantaranya adalah pemberian obat untuk menurunkan demam seperti paracetamol, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sebagai upaya membantu kesembuhan.

Sedangkan obat antimalaria biasanya yang dipakai adalah Chloroquine, karena harganya yang murah dan sampai saat ini terbukti efektif sebagai penyembuhan penyakit malaria di dunia. Namun ada beberapa penderita yang resisten dengan pemberian Chloroquine, maka beberapa dokter akan memberikan antimalaria lainnya seperti Artesunate-Sulfadoxine/pyrimethamine, Artesunate-amodiaquine, Artesunat-piperquine, Artemether-lumefantrine, dan Dihidroartemisinin-piperquine.

Pencegahan Penyakit Malaria
Pencegahan penyakit malaria dapat dilakukan dengan Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN), berusaha menghindarkan diri dari gigitan nyamuk, atau upaya pencegahan dengan pemberian obat Chloroquine bila mengunjungi daerah endemik malaria.
 

Cara Mencegah Penyakit Gagal Ginjal Secara Alami

Pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang ginjal, Saat sekarang ini banyak orang yang kurang peduli dengan kesehatan ginjal khususnya masyarakat Indonesia, padahal ginjal sangat penting peranannya bagi kesehatan. Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mencegah penyakit pada ginjal alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu apa itu ginjal.

Apa itu ginjal?

Ginjal adalah salah satu organ ekskresi yang berbentuk mirip kacang. Sebagai bagian dari Sistem ekskresi, ginjal berfungsi menyaring kotoran (terutama urea) dari dalam darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.
Pada manusia Ginjal ada dua pasang yang berat masing-masingnya sekitar 150 gram, masing-masing terletak dibagian kanan dan kiri tulang belakang. Sebagai salah satu organ ekskresi, fungsi ginjal sangat penting bagi kehidupan.

Penyakit pada ginjal

Macam-macam penyakit pada ginjal adalah Ginjal Akut, Ginjal Kronik, dan Gagal Ginjal. Dari semua penyakit pada ginjal tersebut Gagal Ginjal adalah penyakit yang paling mengerikan, karena ginjal sudah tidak dapat lagi penyaring kotoran-kotoran dan zat sisa yang terdapat dalam darah.

Cara pencegahan

Untuk menghindarkan kita dari penyakit-penyakit seperti diatas silahkan lakukan tips berikut:

1. Olah raga secara teratur

Olah raga selain baik bagi kesehatan ternyata dapat juga mengurangi resiko penyakit pada ginjal, olah ragalah secara teratur, walaupun olah raga ringan asalkan teratur akan lebih baik dari pada olah raga berat tetapi tidak teratur.

2. Hindari Obesitas

Obesitas atau kegemukan dapat berakibat pada penyakit ginjal, maka dari itu mulai sekarang carilah berat badan yang ideal, agar terhindar dari penyakit ginjal.

3. Air putih yang cukup

Konsumsilah air putih yang cukup sesuai kebutuhan, tidak berlebihan dan tidak terlalu sedikit, hindari mengkonsumsi minuman beralkohol, Narkotika, Sabu dan yang diharamkan oleh Agama dan negara.
Hindari juga mengkonsumsi obat-obatan (Seperti obat sakit kepala, dll)   terlalu sering kecuali atas resep dokter.

4. Kurangi mengkonsumsi makanan berlemak

Mengkonsumsi makanan berlemak berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, dan ginjal harus bekerja ekstra keras.

5. Cek kesehatan ginjal secara berkala

Anda dapat mengecek kesehatan ginjal dirumah sakit, sekaligus dapat mengecek kesehatan tubuh anda. Lakukan secara berkala.
Terimakasih telah membaca tulisan saya. 
"Lebih baik mencegah dari pada mengobati"
 
Source;http://www.free-choice-indonesia.com